Memperkuat Kolaborasi Akademik melalui Kemitraan Strategis antara BMKG Frans Sales Lega dan Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIKA Santu Paulus Ruteng
Memperkuat Kolaborasi Akademik melalui Kemitraan Strategis antara BMKG Frans Sales Lega dan Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIKA Santu Paulus Ruteng
Tue, 9 June 2026 7:08
WhatsApp Image 2026-06-10 at 14.24.53

Ruteng, 9 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara institusi pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat, Stasiun Meteorologi Kelas III Frans Sales Lega Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan informasi meteorologi dan klimatologi ke dalam kegiatan akademik guna mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah Manggarai Raya dan sekitarnya.

Perjanjian kerja sama tersebut berada di bawah koordinasi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Frans Sales Lega BMKG, Dinda Surya Selviany Labuh, S.Tr., dan Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIKA Santu Paulus Ruteng, Dr. Yulliana Wahyu, S.Si., M.Pd. Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pemanfaatan data dan informasi meteorologi sebagai salah satu landasan ilmiah dalam bidang pertanian, peternakan, dan pembangunan wilayah.

Kerja sama ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Data meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang dihasilkan BMKG diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber data primer dalam berbagai kegiatan akademik di lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan. Ruang lingkup kerja sama meliputi :

  • Pemanfaatan data meteorologi, klimatologi, dan geofisika sebagai bahan pembelajaran dan penelitian.
  • Pengembangan riset kolaboratif mengenai adaptasi sektor pertanian terhadap perubahan iklim.
  • Penyelenggaraan kuliah umum, seminar ilmiah, workshop, dan pelatihan teknis.
  • Pendampingan penyusunan tugas akhir mahasiswa berbasis data iklim dan cuaca.
  • Pengembangan model pertanian cerdas iklim (climate-smart agriculture) melalui kolaborasi multidisiplin.
  • Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang memanfaatkan informasi iklim dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan.
  • Peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam interpretasi data meteorologi untuk mendukung pengambilan keputusan di sektor pertanian.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang lebih aplikatif serta mampu mengembangkan inovasi berbasis bukti (evidence-based science) dalam menghadapi tantangan perubahan iklim terhadap sistem produksi pertanian.

Kondisi perubahan iklim global yang semakin dinamis menuntut tersedianya informasi cuaca dan iklim yang akurat sebagai dasar dalam penyusunan strategi pembangunan pertanian. Oleh karena itu, kolaborasi antara BMKG dan institusi pendidikan tinggi menjadi sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam analisis risiko iklim, mitigasi bencana hidrometeorologi, serta pengelolaan sistem pertanian yang adaptif.

Melalui pemanfaatan data observasi cuaca dan iklim, sivitas akademika Fakultas Pertanian dan Peternakan diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif mengenai pola musim, kalender tanam, produktivitas komoditas pertanian, kesehatan ternak, konservasi sumber daya alam, hingga strategi adaptasi terhadap variabilitas iklim.

Selain mendukung proses pembelajaran, kerja sama ini juga diharapkan mampu memperluas jejaring penelitian antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah sehingga menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan secara langsung di masyarakat.

Plt. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Frans Sales Lega BMKG, Dinda Surya Selviany Labuh, S.Tr., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan dunia akademik merupakan bagian penting dalam meningkatkan pemanfaatan informasi meteorologi bagi pembangunan daerah.

“Perjanjian kerja sama ini merupakan bentuk komitmen BMKG untuk membuka akses pemanfaatan data meteorologi, klimatologi, dan geofisika bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Kami berharap sinergi dengan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng mampu menghasilkan penelitian-penelitian ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim. Ke depan, kami juga berharap mahasiswa dan dosen dapat memanfaatkan data BMKG sebagai dasar ilmiah dalam penyusunan penelitian, publikasi, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat.”

Beliau menambahkan bahwa kerja sama ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi cuaca dan iklim di kalangan akademisi sehingga informasi meteorologi tidak hanya dipahami sebagai data observasi, tetapi juga menjadi instrumen ilmiah dalam mendukung pengambilan keputusan pada sektor pertanian dan peternakan. Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Dr. Yulliana Wahyu, S.Si., M.Pd., menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian berbasis data.

“Kami menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Stasiun Meteorologi Kelas III Frans Sales Lega BMKG sebagai mitra strategis dalam pengembangan kegiatan akademik. Ketersediaan data meteorologi yang akurat akan memperkaya proses pembelajaran, meningkatkan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa, serta memperkuat pengembangan inovasi di bidang pertanian dan peternakan. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu merespons tantangan perubahan iklim melalui pendekatan ilmiah yang berbasis data dan teknologi.”

Beliau juga menekankan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi fakultas untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat jejaring kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, kedua institusi berkomitmen membangun kemitraan yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai program akademik yang berdampak nyata, seperti penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan laboratorium lapangan, penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis data iklim, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan peternakan.

Kerja sama ini menjadi representasi nyata dari kolaborasi antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim. Dengan mengintegrasikan data meteorologi ke dalam proses akademik, Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng bersama Stasiun Meteorologi Kelas III Frans Sales Lega BMKG optimistis dapat menghasilkan inovasi ilmiah yang berkontribusi terhadap terwujudnya sistem pertanian yang tangguh, berkelanjutan, dan berbasis sains di Indonesia.

Berita

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Memperkuat Kolaborasi Akademik melalui Kemitraan Strategis antara BMKG Frans Sales Lega dan Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIKA Santu Paulus Ruteng
Ruteng, 9 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara institusi pemerintah...
Tue, 9 June 2026 | 7:08
Penguatan Link and Match: Unika Santu Paulus Ruteng dan PT Best Agro Internasional Gelar Sosialisasi Magang dan Rekrutmen
Ruteng, 16 April 2026 – Upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi ...
Fri, 17 April 2026 | 2:25
Digitalisasi Pertanian Jadi Keniscayaan, Fakultas Pertanian dan Peternakan Unika Santu Paulus Ruteng Dorong Optimalisasi Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan
Ruteng, 19 Januari 2026 – Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulu...
Mon, 19 January 2026 | 3:21
Gubernur NTT Tegaskan Digitalisasi Pertanian sebagai Pilar Ketahanan Pangan pada INOPTAN 4
Ruteng, 19 Januari 2026 – Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa ...
Mon, 19 January 2026 | 12:36
Scroll to Top