
Ruteng, 14 Maret 2022 – Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Katolik St. Paulus Ruteng dan Kopi Mane Ruteng pada Senin, 14 Maret 2022, merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan mutu Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini mencerminkan model kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha yang relevan dengan kebutuhan pembangunan sektor pertanian berbasis komoditas unggulan daerah.
Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Wahyuni Purnami, menegaskan bahwa MoA ini bertujuan membangun sinergitas kelembagaan guna memperkuat implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Dalam perspektif akademik, kemitraan ini berperan sebagai enabler bagi peningkatan kualitas pembelajaran kontekstual, khususnya melalui penyediaan ruang praktik kerja lapangan (PKL) dan kegiatan penelitian terapan yang berorientasi pada kebutuhan riil sektor pertanian dan agribisnis.
Kopi Mane Ruteng dipandang sebagai mitra strategis karena kompetensinya di bidang pascapanen kopi. Hal ini memberikan dukungan signifikan terhadap kegiatan penelitian mahasiswa dan dosen, terutama dalam pengembangan inovasi pascapanen, peningkatan mutu produk, serta efisiensi rantai nilai kopi. Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya berkontribusi pada pencapaian luaran akademik, tetapi juga berpotensi mendorong peningkatan daya saing komoditas kopi lokal Manggarai.
Dari sisi dunia usaha, Owner Kopi Mane Ruteng, Bony Oldam Romas, menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan kopi sebagai produk unggulan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pernyataan ini sejalan dengan pendekatan quadruple helix dalam pembangunan, yang menempatkan akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat sebagai aktor kunci dalam penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Kesediaan Kopi Mane Ruteng dan MPIG untuk menerima mahasiswa praktik lapangan menunjukkan komitmen dunia usaha dalam mendukung proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Kehadiran perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Katolik St. Paulus Ruteng serta Sekretaris Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Fabianus Gangkur, menegaskan bahwa kerja sama ini juga berada dalam kerangka penjaminan mutu institusional. Dengan demikian, MoA tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi instrumen akademik untuk memastikan keberlanjutan, relevansi, dan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Secara keseluruhan, penandatanganan MoA antara Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Katolik St. Paulus Ruteng dan Kopi Mane Ruteng dapat dipandang sebagai praktik baik (best practice) dalam penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Kerja sama ini berpotensi menghasilkan manfaat timbal balik, baik bagi peningkatan mutu akademik maupun pengembangan sektor pertanian kopi di Manggarai secara berkelanjutan.