Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna dalam Mendukung Pertanian dan Peternakan Berkelanjutan oleh Mahasiswa KKN dan BEM FPP Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng di Kelurahan Wali
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna dalam Mendukung Pertanian dan Peternakan Berkelanjutan oleh Mahasiswa KKN dan BEM FPP Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng di Kelurahan Wali
Fri, 26 September 2025 7:37
IMG-20250920-WA0006-2014587948

20 September 2025 – Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Wali bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (BEM FPP) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini menitikberatkan pada transfer pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan lokal masyarakat pedesaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 September 2025, bertempat di Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, difokuskan pada tiga aspek strategis pembangunan pertanian berkelanjutan, yaitu pembuatan pakan fermentasi, pengolahan pupuk bokasi, dan pemasangan perangkap hama. Ketiga materi ini memiliki relevansi tinggi dengan kondisi petani dan peternak lokal yang masih bergantung pada input produksi konvensional berbiaya tinggi.

Dari perspektif akademik, pakan fermentasi berperan dalam meningkatkan efisiensi pakan ternak melalui optimalisasi nilai nutrisi dan penurunan biaya produksi. Sementara itu, pupuk bokasi sebagai pupuk organik ramah lingkungan berkontribusi terhadap perbaikan kesuburan tanah dan kesehatan agroekosistem secara berkelanjutan. Pengenalan perangkap hama sebagai metode pengendalian hayati juga menunjukkan upaya mahasiswa dalam mendorong praktik pertanian yang lebih ekologis dan minim dampak negatif terhadap lingkungan.

Antusiasme peserta yang terdiri dari petani, peternak, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat menunjukkan bahwa metode penyuluhan partisipatif—melalui pemaparan materi dan praktik langsung—efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat. Hal ini sejalan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang menempatkan warga sebagai subjek aktif pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat.

Menurut Riano Man, selaku Ketua Panitia, kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal untuk mendukung pertanian dan peternakan berkelanjutan. Pernyataan ini menegaskan orientasi program yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga diarahkan pada keberlanjutan dan replikasi praktik oleh masyarakat secara mandiri.

Pengakuan salah satu peserta, Maria Sinta, terkait manfaat pembuatan pupuk bokasi menunjukkan adanya dampak langsung kegiatan terhadap perubahan pola pikir dan praktik pertanian masyarakat. Ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal dan sulit diperoleh dapat dikurangi melalui pemanfaatan bahan-bahan lokal, sehingga meningkatkan efisiensi ekonomi rumah tangga petani.

Apresiasi yang disampaikan oleh Lurah Wali memperkuat legitimasi sosial dan kelembagaan terhadap kegiatan ini. Dukungan pemerintah kelurahan menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan program, khususnya dalam mendorong peserta untuk menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh kepada kelompok tani lainnya.

Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dan BEM FPP Unika Santu Paulus Ruteng dapat dinilai berhasil secara akademik dan praktis. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah lokal, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian petani dan peternak di Kabupaten Manggarai.

Uncategorized

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Penguatan Link and Match: Unika Santu Paulus Ruteng dan PT Best Agro Internasional Gelar Sosialisasi Magang dan Rekrutmen
Ruteng, 16 April 2026 – Upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi ...
Fri, 17 April 2026 | 2:25
Digitalisasi Pertanian Jadi Keniscayaan, Fakultas Pertanian dan Peternakan Unika Santu Paulus Ruteng Dorong Optimalisasi Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan
Ruteng, 19 Januari 2026 – Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulu...
Mon, 19 January 2026 | 3:21
Gubernur NTT Tegaskan Digitalisasi Pertanian sebagai Pilar Ketahanan Pangan pada INOPTAN 4
Ruteng, 19 Januari 2026 – Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa ...
Mon, 19 January 2026 | 12:36
Unika St. Paulus Ruteng Tegaskan Digitalisasi sebagai Pilar Ketahanan Pangan NTT
Ruteng, 19 Januari 2026 – Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas K...
Mon, 19 January 2026 | 8:17
Scroll to Top