Transformasi Lahan Kosong Menjadi Taman Gizi sebagai Strategi Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting
Transformasi Lahan Kosong Menjadi Taman Gizi sebagai Strategi Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting
Wed, 27 August 2025 2:08
637df0c66b55b

Ruteng, 27 Agustus 2025 – Kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-46 dari Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng yang menginisiasi pengembangan “Taman Gizi” di Kelurahan Laci Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemanfaatan potensi lokal dan pembangunan berkelanjutan. Program ini berfokus pada isu strategis, yaitu ketahanan pangan dan pencegahan stunting di tingkat kelurahan.

Kegiatan tersebut secara resmi dimulai pada Selasa, 27 Agustus 2025, dengan melibatkan Lurah Laci Carep, Yohanes Pantur, bersama jajaran perangkat kelurahan, mahasiswa KKN, serta koordinator kegiatan. Keterlibatan pemerintah kelurahan sejak tahap awal menunjukkan adanya dukungan kelembagaan yang penting bagi keberlangsungan program.

Menurut Koordinator KKN, Armin Nonggo, gagasan pembuatan Taman Gizi berangkat dari hasil observasi lapangan terhadap lahan kosong yang tidak termanfaatkan serta kebutuhan masyarakat akan sumber pangan sehat, bergizi, dan terjangkau. Pernyataan ini mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis situasi sosial dan lingkungan sebagai dasar perencanaan program pengabdian masyarakat.

Dari aspek agronomis dan gizi, pemilihan komoditas hortikultura seperti sawi, labu waluh, mentimun, daun bawang, dan daun kemangi menunjukkan pendekatan yang tepat sasaran. Tanaman tersebut memiliki kandungan nutrisi yang mendukung pemenuhan gizi keluarga, relatif mudah dibudidayakan, serta sesuai dengan kondisi lahan pekarangan. Dengan demikian, Taman Gizi tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan, tetapi juga sebagai media edukasi gizi dan pertanian bagi masyarakat sekitar.

Selain kegiatan penanaman, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan teknis kepada staf kelurahan dan warga, meliputi pengolahan tanah, pemupukan, hingga pengendalian hama secara alami. Pendekatan ini mencerminkan model transfer pengetahuan yang partisipatif, di mana masyarakat tidak ditempatkan sebagai objek, melainkan sebagai subjek pembangunan.

Keberlanjutan program ditegaskan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Yuliana Wahyu, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP). Ia menekankan bahwa Taman Gizi dirancang sebagai model yang mandiri dan berkelanjutan agar tetap dikelola oleh pihak kelurahan setelah masa KKN berakhir. Hal ini sejalan dengan prinsip pengabdian masyarakat yang berorientasi pada dampak jangka panjang.

Apresiasi dari Lurah Yohanes Pantur menunjukkan bahwa program ini memiliki nilai sosial dan edukatif yang tinggi. Taman Gizi tidak hanya memperindah lingkungan kantor kelurahan, tetapi juga berpotensi menjadi sarana pembelajaran dan percontohan bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah. Harapan agar program ini dapat direplikasi di kelurahan lain di Kabupaten Manggarai memperkuat posisi kegiatan ini sebagai best practice pengabdian masyarakat berbasis lokal.

Secara akademik, kegiatan KKN ini mencerminkan penerapan pembelajaran kontekstual (experiential learning), di mana mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik lapangan. Dengan demikian, program Taman Gizi di Kelurahan Laci Carep tidak hanya berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.

Uncategorized

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Penguatan Link and Match: Unika Santu Paulus Ruteng dan PT Best Agro Internasional Gelar Sosialisasi Magang dan Rekrutmen
Ruteng, 16 April 2026 – Upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi ...
Fri, 17 April 2026 | 2:25
Digitalisasi Pertanian Jadi Keniscayaan, Fakultas Pertanian dan Peternakan Unika Santu Paulus Ruteng Dorong Optimalisasi Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan
Ruteng, 19 Januari 2026 – Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulu...
Mon, 19 January 2026 | 3:21
Gubernur NTT Tegaskan Digitalisasi Pertanian sebagai Pilar Ketahanan Pangan pada INOPTAN 4
Ruteng, 19 Januari 2026 – Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa ...
Mon, 19 January 2026 | 12:36
Unika St. Paulus Ruteng Tegaskan Digitalisasi sebagai Pilar Ketahanan Pangan NTT
Ruteng, 19 Januari 2026 – Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas K...
Mon, 19 January 2026 | 8:17
Scroll to Top